Tanjung - MAN
Kelua. Dalam rangka memperingati hari asyura, seluruh tenaga pendidik dan
kependidikan membuat bubur asyura guna mempererat kekeluargaan, Kamis
(13/10/16) di dapur MAN Kelua.
Wakil kepala
madrasah (wakamad) bidang kehumasan, Drs. H. Syaifurrafiq mengatakan hari
asyura tersebut moment yang paling dinanti - nanti. Dengan membuat bubur asyura
di bulan Muharram ini kekompakkan dan kekeluargaan antar tenaga pendidik dan
kependidikan MAN Kelua makin terjalin erat, katanya.
Kepala madrasah
(Kamad) Drs. H. Suberiani, M.Pd menyatakan rencana pembuatan bubur asyura
tersebut memang dikhususkan untuk tenaga pendidik dan kependidikan saja.
"Memperingati 1 muharram siswa sudah diajak bersepeda santai, pada
pembuatan bubur asyura siswa tidak dilibatkan lagi," katanya.
Kamad berharap
pembuatan bubur asyura tersebut juga bisa dikenang dan dapat memberikan
pelajaran dari sejarah ketika bahtera Nabi Nuh berlabuh di Bukit Judi, baginda
menyuruh kaumnya mengumpullkan barang makanan yang ada seperti 7 jenis kacang
dengan bahan lain. "Sehingga kini kita menyebutnya dengan bubur
asyura," pungkasnya.
Salah seorang guru
Nuria Maulidah S.Pd merasa bersyukur bisa memperingati hari asyura tersebut
bersama rekan kerja. Walaupun tidak diperingati pas 10 muharram, tidak mengurangi
khidmat dan kekompakkan saat membuat bubur asyura di dapur, katanya. (Rep/ Ft:
Bahagia)
