Tanjung - MAN
Kelua. Pada tahap pertama seleksi ajang youth camp 2016 yang diselenggarakan
Rumah Diskusi Sanggam Balangan, siswa MAN Kelua berhasil masuk 10 besar
proposal terbaik yang diikuti hampir 40 sekolah dari Kabupaten Balangan dan
Kabupaten Tabalong, hasil Pengumuman tersebut bisa dilihat di Koran Banjarmasin
Post terbitan, Sabtu (29/10/16).
Bertemakan ide
untuk banua, siswa MAN Kelua membuat proposal dengan judul Pembudidayaan Jamur
Tiram Sebagai Alternatif Mengisi Waktu Luang.
Pembimbing Jianda
Usman S.Pd menjelaskan, judul penelitian tersebut sangat menarik untuk
diteliti. Mengingat sekarang remaja banyak mengisi waktu luang untuk hal yang
negatif. ''Khususnya siswa MAN Kelua bisa ikut membudidayakan jamur tiram dalam
mengisi waktu luang,'' jelasnya.
Jianda merasa
bersyukur siswa MAN Kelua bisa masuk 10 besar proposal terbaik, tahun ini
merupakan tahun pertama Kabupaten Tabalong mengikuti ajang youth camp 2016.
''Dan MAN Kelua langsung berhasil lolos seleksi tahap pertama, tambahnya.
Jianda berharap
siswa MAN Kelua yang ikut bisa kembali bersaing tahap selanjutnya, karena masih
banyak tahapan lagi yang harus dilalui. ''Semoga siswa MAN Kelua bisa masuk
sampai Final,'' harapnya.
Ketua Umum Rumah
Diskusi Sanggam, Baihaki mengungkapkan ajang youth camp 2016 mengangkat tema
seputar bidang sosial, lingkungan sekolah, dan Masyarakat. ''Dari ajang ini,
siswa diharapkan dapat berfikir mandiri, mampu mengidentifikasikan masalah dan
melakukan upaya pemecahan masalah dengan merancang program kerja yang dapat
dituangkan dalam bentuk proposal,'' ungkapnya.
Sementara itu M.
Risman Wahyudi salah seorang personil MAN Kelua merasa senang bisa melaju ke
babak selanjutnya. ''Tugas kami selanjutnya menyiapkan praktik pembudidayaan
jamur tiram dengan subjek siswa MAN Kelua sendiri,'' ucapnya. (Rep/ Ft:
Bahagia)
